DK PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Pengakuan Israel atas Somaliland

Internasional227 Dilihat

Instanbul (Riaunews.com)  – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dijadwalkan menggelar sidang darurat untuk membahas pengakuan Israel terhadap wilayah separatis Somaliland. Sidang tersebut diperkirakan akan diwarnai kritik dari sejumlah negara anggota terhadap langkah Israel yang dinilai kontroversial.

Informasi itu disampaikan Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, melalui media sosial X pada Sabtu. Ia menyebut sidang darurat DK PBB akan digelar pada Senin menyusul keputusan Israel mengakui Republik Somaliland sebagai negara berdaulat.

“Kami tidak akan menghindari diskusi politik,” tulis Danon. Ia menegaskan Israel akan terus bertindak secara bertanggung jawab dan bijaksana dalam memperkuat kerja sama dengan mitra yang dinilai berkontribusi terhadap stabilitas regional.

Langkah Israel tersebut menuai kecaman luas dari berbagai negara, khususnya di kawasan Afrika dan Timur Tengah. Turki dan Pakistan juga menyampaikan kritik, sementara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Uni Afrika menilai pengakuan itu sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Somalia.

Israel menjadi negara pertama di dunia yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka pada Jumat (26/12/2025). Keputusan ini langsung memicu reaksi diplomatik dan memperumit dinamika politik di kawasan Tanduk Afrika.

Somaliland mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991, namun hingga kini belum memperoleh pengakuan internasional. Wilayah tersebut beroperasi secara de facto sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang terpisah, meski tidak diakui secara hukum oleh PBB.

Pemerintah Somalia secara tegas menolak pengakuan tersebut dan menegaskan bahwa Somaliland merupakan bagian integral dari wilayah kedaulatannya. Somalia memandang setiap pengakuan atau keterlibatan langsung dengan Somaliland sebagai pelanggaran terhadap persatuan dan integritas wilayah negara itu.

Komentar