DPRD Pekanbaru Minta Perpisahan Sekolah Digelar Sederhana

Pekanbaru (Riaunews.com) – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Abidin, menyoroti rencana kegiatan perpisahan sekolah yang akan digelar dalam waktu dekat di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMP.

Ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru untuk mengingatkan para kepala sekolah agar kegiatan perpisahan dilaksanakan secara sederhana tanpa mengurangi makna bagi siswa.

“Dalam waktu dekat ini akan banyak kegiatan perpisahan di sekolah. Kami berharap Disdik dapat mengingatkan kepala sekolah agar kegiatan tersebut cukup dilaksanakan di lingkungan sekolah secara sederhana, tetapi tetap berkesan bagi anak-anak,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, kondisi perekonomian masyarakat yang belum sepenuhnya stabil menjadi alasan penting agar sekolah tidak membebani orang tua dengan biaya tambahan.

Soroti Dugaan Pungutan di Sekolah

Tekad juga menyoroti adanya laporan terkait pungutan di sekolah yang mulai kembali muncul dengan berbagai bentuk, seperti uang kas, iuran perpisahan, hingga penjualan LKS.

“Kami menerima laporan bahwa mulai muncul lagi pungutan-pungutan di sekolah. Ini tentu harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Ia menekankan agar seluruh aturan pendidikan ditegakkan secara konsisten dan tidak ada lagi praktik yang melanggar ketentuan di lapangan.

Lebih lanjut, politisi tersebut meminta Disdik dan Wali Kota Pekanbaru untuk bersikap tegas terhadap kepala sekolah yang tidak mematuhi aturan.

Selain itu, ia juga mengingatkan sekolah swasta agar turut mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat dan tidak menetapkan kebijakan yang berpotensi membebani orang tua siswa.

“Kami berharap ada imbauan kepada sekolah swasta agar memiliki kepekaan terhadap kondisi ekonomi saat ini, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial,” pungkasnya.

Komentar