Wali Murid Keluhkan Biaya Perpisahan SD An Namiroh 3, Capai Rp805 Ribu

Pekanbaru, Pendidikan119 Dilihat

Pekanbaru (RIaunews.com) – Sejumlah wali murid SD An Namiroh 3 di Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukit Raya, mengeluhkan besarnya biaya perpisahan siswa yang ditetapkan pihak sekolah.

Wali murid mengaku terbebani dengan iuran sebesar Rp805.000 per siswa untuk acara perpisahan yang rencananya digelar di salah satu hotel di Pekanbaru.

Salah seorang wali murid, WS, menilai biaya tersebut cukup memberatkan di tengah kondisi ekonomi saat ini. Ia berharap sekolah dapat menggelar acara secara lebih sederhana tanpa mengurangi makna bagi siswa.

“Tidak harus di hotel. Bisa dibuat sederhana saja, yang penting tetap berkesan,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Keluhan serupa disampaikan wali murid lainnya, IR. Ia menilai biaya hampir Rp1 juta hanya untuk kegiatan perpisahan tingkat sekolah dasar terlalu besar dan tidak sebanding.

Menurutnya, acara perpisahan seharusnya bisa dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan biaya yang lebih terjangkau.

Pemko Imbau Perpisahan Digelar Sederhana

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, sebelumnya telah mengimbau seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta, agar tidak menggelar perpisahan secara berlebihan.

Ia menegaskan, kegiatan kelulusan sebaiknya dilaksanakan secara sederhana agar tidak membebani orang tua siswa.

“Kita menghimbau agar tidak merayakan perpisahan dengan mewah. Rayakan dengan kesederhanaan,” ujarnya.

Markarius juga menyoroti kondisi ekonomi saat ini yang menuntut efisiensi, sehingga iuran untuk kegiatan di hotel dinilai berpotensi memberatkan wali murid.

Pemerintah Kota Pekanbaru pun mendorong pihak sekolah untuk mencari konsep perpisahan yang tetap berkesan namun tidak menimbulkan beban biaya tinggi bagi orang tua.

Komentar