BGN Minta Masyarakat Laporkan Menu MBG Tak Sesuai SOP Selama Ramadan

Nasional99 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Badan Gizi Nasional (BGN) meminta masyarakat aktif melapor jika menemukan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak sesuai ketentuan selama Ramadan 1447 Hijriah. BGN menegaskan telah menetapkan standar operasional prosedur (SOP) pembagian menu MBG selama bulan puasa.

Staf Khusus BGN, Redy Hendra Gunawan, mengatakan laporan masyarakat dapat disampaikan melalui call center yang disediakan. “BGN sudah menentukan SOP saat bulan puasa membagikan menu MBG. Kalau ada SPPG membagikan menu tidak sesuai ketentuan, bisa lapor ke kami,” ujar Redy dalam keterangan yang diterima, Selasa (24/2/2026).

Pernyataan itu menanggapi keluhan seorang guru SDN 6 Kayumalue Ngapa, Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang videonya beredar di media sosial. Dalam video tersebut, guru menilai menu MBG yang dibagikan tidak sesuai dengan standar. Menu untuk dua hari terdiri dari susu kotak kecil, dua pisang kecil yang belum matang, roti, dan empat butir telur puyuh. Sementara pada hari berikutnya hanya diberikan roti, empat kurma, dan sebungkus kecil kacang goreng.

Redy menegaskan menu MBG wajib memenuhi unsur gizi seimbang, yakni mengandung karbohidrat, protein, serat, dan buah. Ia juga menjelaskan harga menu per porsi ditetapkan sebesar Rp8.000 hingga Rp10.000, ditambah biaya operasional Rp3.000 per porsi yang mencakup kebutuhan listrik, air, gas, komunikasi, insentif relawan, transportasi, hingga perlengkapan kebersihan dan keselamatan.

Selain itu, BGN juga mengalokasikan sekitar Rp2.000 per porsi untuk insentif mitra SPPG. “Harga menu penerima manfaat ada beberapa kategori Rp8.000–Rp10.000. Kemudian Rp3.000 untuk operasional dan Rp2.000 untuk insentif mitra,” kata Redy.

Sementara itu, Pakar Gizi dari IPB University, Prof Ali Khomsan, menilai program MBG sebaiknya tidak disalurkan selama Ramadan karena jeda waktu antara pembagian dan konsumsi terlalu panjang. Menurutnya, jika tetap dilaksanakan, menu sebaiknya berupa makanan olahan siap konsumsi yang memenuhi prinsip gizi seimbang.

Ia menekankan pentingnya keberagaman pangan dalam setiap menu MBG, meliputi nasi, sayur, lauk, buah, dan susu, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia sebagai penerima manfaat program tersebut.

Komentar