Jakarta (Riaunews.com) – Massa pengemudi ojek online (ojol) membaur dengan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta. Massa AMPB membawa sejumlah tuntutan terkait pemberantasan korupsi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para pengemudi ojol mengenakan jaket khas aplikator masing-masing yang didominasi warna hijau. Mereka berdiri di tengah barisan massa dan mengikuti orasi yang disampaikan dari mobil komando di depan gerbang kompleks parlemen.
Sejumlah peserta aksi juga membawa bendera Merah Putih dan atribut perusahaan aplikasi. Kehadiran massa ojol menambah jumlah peserta yang memadati area depan kompleks parlemen.
Jalan Gatot Subroto Ditutup
Jalan Gatot Subroto tepat di depan Gedung DPR RI disterilkan dari kendaraan. Kondisi tersebut membuat sejumlah sepeda motor milik peserta aksi terparkir di ruas jalan sekitar lokasi, termasuk di Jalan Palmerah Timur dan Jalan Gerbang Pemuda.
Sebelumnya, massa AMPB telah berkumpul di depan Gedung DPR RI sejak pagi. Mereka menuntut DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta menerapkan hukuman mati bagi koruptor.
Sejumlah spanduk dan banner berisi tuntutan tersebut terpasang di sekitar gerbang kompleks parlemen. Peserta aksi juga terus menyampaikan orasi secara bergantian dari mobil komando.
Meski jumlah massa terus bertambah, situasi di lokasi terpantau kondusif. Sejumlah personel kepolisian berjaga di sekitar area aksi untuk mengamankan demonstrasi sekaligus mengatur arus lalu lintas.
Sementara itu, Jalan Gatot Subroto di depan Gedung DPR RI arah Slipi masih ditutup dan disterilkan dari kendaraan. Petugas mengalihkan arus kendaraan melalui jalur alternatif, sedangkan lalu lintas dari arah sebaliknya masih terpantau lancar.







Komentar