Hotman Paris Siap Buktikan Nadiem Makarim Tak Bersalah di Hadapan Presiden Prabowo

Korupsi, Nasional343 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kuasa hukum Nadiem Makarim, Hotman Paris, menegaskan kliennya tidak menerima keuntungan dari kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek. Ia bahkan menyatakan siap membuktikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa Nadiem tidak terlibat.

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menekankan pemerintah menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat hukum. “Kita serahkan kepada proses hukum saja,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (7/9/2025).

Hasan menambahkan, pemerintah tidak akan ikut campur dalam proses hukum yang kini menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tersebut. “Pemerintah tidak intervensi proses hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, Hotman Paris menuding Kejaksaan Agung (Kejagung) sengaja mencari momen untuk menetapkan Nadiem sebagai tersangka. Ia menyebut kliennya tidak menerima aliran dana dari proyek pengadaan Chromebook pada periode 2019–2023. “Coba tanya ke jaksa, ada tidak lima perak pun si Nadiem terima uang? Tidak ada,” ucap Hotman.

Ia juga menilai keputusan menggunakan Chromebook saat itu murni pertimbangan efisiensi, karena perangkat tersebut lebih murah dibanding laptop berbasis Windows. Harga yang ditetapkan, kata Hotman, juga sudah sesuai mekanisme e-katalog resmi. “Yang menerima uangnya kan bukan Google, tapi vendor Indonesia yang menjual laptop itu,” jelasnya.

Hotman menegaskan, investasi Google di Gojek jauh sebelum Nadiem menjabat menteri tidak ada kaitannya dengan kasus ini. Ia menekankan keputusan pengadaan sepenuhnya dilakukan oleh tim, bukan oleh Nadiem secara pribadi. “Justru karena ditemukan bahwa Chromebook itu jauh lebih murah makanya digunakan. Dan itu pun bukan keputusannya Nadiem, tapi tim pengadaan,” pungkasnya.

Komentar