Jakarta (Riaunews.com) – Pemerintah Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap berlangsung aman dan sesuai rencana, meski situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah tengah memanas.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, menegaskan kondisi keamanan di negaranya tetap terjaga. “Kerajaan Arab Saudi Alhamdulillah sampai saat ini tetap aman,” ujarnya di Jakarta, Selasa (24/3/2026).
Persiapan Haji Berjalan Lancar
Faisal menyebut seluruh persiapan penyelenggaraan haji telah dilakukan secara matang tanpa kendala berarti. Ia memastikan seluruh rangkaian ibadah akan berjalan lancar sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Pemerintah Arab Saudi juga menjamin jadwal penerbangan jemaah haji dari Indonesia tetap berjalan normal. Masyarakat diimbau tidak khawatir terhadap kondisi keamanan maupun kelancaran ibadah.
Jadwal dan Kuota Jemaah
Keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai 22 April 2026. Puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, diperkirakan jatuh pada 26 Mei 2026 atau 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah.
Adapun jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini ditetapkan sebanyak 221.000 orang, terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Kepulangan jemaah dijadwalkan mulai awal Juni 2026.







Komentar