Pekanbaru (Riaunews.com) – Jumlah jemaah haji asal Provinsi Riau yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi bertambah menjadi 12 orang. Penambahan tersebut menyusul wafatnya Darmanto, jemaah haji Kloter BTH 03 asal Kota Pekanbaru, di Rumah Sakit Awal Bros Botania, Batam, pada Minggu (14/6/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Defizon, mengatakan almarhum meninggal dunia saat masih berada dalam fase pelayanan debarkasi haji. Sebelumnya, Darmanto sempat menjalani perawatan intensif sejak tiba di Tanah Air pada 4 Juni 2026.
Defizon menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para jemaah haji asal Riau dan berharap seluruh amal ibadah mereka diterima oleh Allah SWT. Ia juga memastikan pemerintah akan memenuhi seluruh hak jemaah yang meninggal dunia sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk santunan asuransi bagi jemaah yang memenuhi persyaratan.
Berdasarkan data Kanwil Kementerian Agama Riau, sebanyak tujuh jemaah meninggal dunia di Arab Saudi, empat jemaah meninggal di Batam pada fase pemberangkatan dan pemulangan, serta satu jemaah meninggal dunia setelah kembali ke daerah asal.
Para jemaah yang meninggal berasal dari Kabupaten Kampar, Bengkalis, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, dan Kota Pekanbaru. Kabupaten Kampar menjadi daerah dengan jumlah jemaah meninggal terbanyak, disusul Kota Pekanbaru dan beberapa kabupaten lainnya.
Kementerian Agama Provinsi Riau terus memantau proses pemulangan jemaah haji yang masih berlangsung dan mengimbau seluruh masyarakat untuk mendoakan agar seluruh jemaah yang tersisa dapat kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat.







Komentar