Semakin Kaya, KBBI Tambahkan 3.259 Entri Baru Sepanjang 2025

Budaya, Nasional155 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memutakhirkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pada Oktober 2025 dengan menambahkan 3.259 entri baru. Dengan pembaruan ini, total entri KBBI mencapai 210.595 dan dapat diakses publik melalui laman resmi KBBI Daring.

Pemutakhiran KBBI dilakukan secara berkala setiap enam bulan sekali sebagai respons atas perkembangan bahasa Indonesia yang dinamis, seiring perubahan sosial, budaya, dan teknologi. Pemerintah menegaskan pembaruan rutin ini penting agar KBBI tetap relevan dan akurat sebagai rujukan kebahasaan nasional.

Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin menjelaskan, KBBI tidak hanya bersifat preskriptif, tetapi juga deskriptif, yakni mencatat kosakata sebagaimana digunakan masyarakat, baik formal maupun informal. Karena itu, KBBI dilengkapi label ragam seperti cak (percakapan) dan kas (kasar), serta rujuk silang untuk menandai bentuk baku.

Proses pemutakhiran dilakukan melalui penyuntingan berjenjang dan terstandar, mulai dari editor, redaktur, hingga validator. Mekanisme ini memastikan setiap entri yang ditetapkan telah melalui kajian kebahasaan yang ketat dan proporsional.

Partisipasi publik menjadi kekuatan utama pengembangan KBBI. Hingga kini, KBBI Daring telah menerima 255.629 usulan kata, dengan sekitar 70,89 persen di antaranya telah disunting. Usulan yang masuk mencerminkan kreativitas penutur, termasuk variasi cakapan, serapan bahasa daerah, dan bahasa asing yang mengisi kekosongan makna.

Badan Bahasa menegaskan, tidak semua kata yang dicatat otomatis dibakukan. KBBI hadir sebagai kamus rujukan yang tidak hanya menetapkan standar, tetapi juga merekam bahasa Indonesia sebagai bahasa yang hidup, tumbuh, dan berkembang bersama masyarakat penuturnya.

Komentar