Indragiri Hulu (Riaunews.com) – Kejadian Luar Biasa (KLB) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengguncang komunitas Suku Talang Mamak di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Lima anak dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut sejak Oktober hingga awal November 2025.
Kapolsek Batang Gansal, Iptu Agus Ferinaldi, membenarkan adanya KLB yang menimpa komunitas adat terpencil ini. Ia merinci bahwa korban pertama, Ira, mulai sakit pada 26 Oktober dan meninggal tiga hari kemudian. Korban lainnya, Riki, jatuh sakit sejak 8 Oktober dan meninggal beberapa hari sesudahnya. Dua anak lain, Itar dan Andra, juga meninggal pada Oktober dan 28 Oktober, meski waktu awal sakit tidak diketahui dengan jelas. Korban terakhir, Dinda, mulai sakit 16 Oktober dan meninggal pada 2 November.
Semua korban merupakan anak-anak. Agus menjelaskan bahwa pihak kepolisian bersama tenaga kesehatan dan TNI telah turun langsung ke lokasi untuk memberikan penanganan darurat. Pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, suplai oksigen, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dilakukan agar penularan dapat ditekan.
Hingga kini, sejumlah warga dewasa dan anak-anak masih mengalami gejala ISPA, seperti demam, batuk, pilek, mual, dan hilang selera makan. Tim gabungan masih melakukan pemantauan kesehatan di lokasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu, Sandra, belum memberikan pernyataan resmi terkait KLB yang terjadi di wilayah pedalaman tersebut.







Komentar