Faktor Cuaca Memicu Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meningkat Tahun ini, BPBD Ingatkan Warga Waspada

Lingkungan, Pekanbaru123 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kebakaran lahan di Kota Pekanbaru mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2025. BPBD Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 104 kejadian dengan total luas lahan terbakar mencapai 67 hektar sejak Januari hingga pertengahan November. Angka ini meningkat dibanding tahun 2024 yang mencatat 70 kejadian dengan luas terbakar 41 hektar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino, mengatakan peningkatan kejadian dipicu cuaca panas yang melanda kota sejak akhir Oktober 2025. Ia mengingatkan warga agar tidak membuka lahan atau membakar sampah karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas di tengah kondisi cuaca kering.

Iwa menyebut hujan yang mengguyur Pekanbaru dalam dua hari terakhir membantu proses pemadaman sejumlah titik kebakaran. Salah satunya di Kecamatan Payung Sekaki, di mana tim BPBD telah berjibaku selama tiga hari sebelum api akhirnya padam berkat kombinasi upaya pemadaman dan hujan.

Tim BPBD juga melakukan monitoring langsung ke lokasi bekas kebakaran pada Sabtu (15/11) untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Berdasarkan pengecekan di lapangan, situasi di titik-titik tersebut dinyatakan aman, meski pemantauan tetap dilanjutkan.

Selama dua pekan terakhir, tim satgas menangani pemadaman di 17 lokasi lahan yang terbakar sejak awal November. Iwa menyebut total luas lahan yang terbakar dalam periode itu mencapai 12 hektar, seiring peningkatan suhu panas yang melanda kota.

BPBD meminta masyarakat tetap waspada dan melaporkan segera jika melihat tanda-tanda kebakaran lahan guna mencegah kebakaran meluas.

Komentar