KLB ISPA di Permukiman Suku Talang Mamak Mulai Menurun

Inhu, Kesehatan265 Dilihat

Indragiri Hulu (Riaunews.com) – Kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang sempat menggegerkan permukiman Suku Talang Mamak di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dilaporkan mulai mengalami penurunan. Kondisi kesehatan warga kini berangsur membaik setelah sempat terjadi lonjakan kasus pada awal November 2025.

Kapolsek Batang Gansal, Iptu Agus Ferinaldi, menyebut situasi di lokasi sudah kembali kondusif. Sebagian besar warga yang sebelumnya menjalani perawatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit, telah dinyatakan pulih. “Alhamdulillah sudah sehat dan kembali normal. Tinggal satu orang pasien yang rawat jalan,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Meski kasus menurun, pemantauan kesehatan masih terus dilakukan. Tim gabungan Polri, TNI, dan tenaga medis tetap masuk ke permukiman dua kali sepekan untuk memastikan penularan influenza tipe A tidak kembali meluas. Pemeriksaan rutin dijadwalkan setiap Senin dan Kamis. “Kami bersama TNI dan tim medis masuk ke permukiman warga Suku Talang Mamak,” kata Agus.

Hasil laboratorium menunjukkan penyakit yang menyerang warga merupakan kombinasi Influenza A/H1pdm09 atau flu babi dan Haemophilus influenza. Informasi ini turut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Inhu, Sandra. “Kami siapkan rilis terbarunya,” ujarnya singkat.

KLB ISPA di Dusun Datai sebelumnya merenggut lima nyawa anak-anak Suku Talang Mamak. Ratusan warga lainnya mengalami gejala demam, batuk, pilek, mual, dan hilangnya nafsu makan, sehingga pemerintah daerah menetapkan status KLB di wilayah pedalaman tersebut.

Sebagai respons, Pemerintah Kabupaten Inhu telah mengerahkan tim kesehatan untuk melakukan penanganan cepat, termasuk pengobatan massal, pemantauan intensif, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat setempat. Hingga kini, seluruh tim masih bersiaga mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus susulan.

Komentar