Dinkes Riau Pastikan Lima Anak Suku Talang Mamak Meninggal Akibat Influenza A, Bukan ISPA

Inhu, Kesehatan204 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi Riau memastikan bahwa penyebab meninggalnya lima anak Suku Talang Mamak di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, bukanlah ISPA seperti dugaan awal. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kelima anak tersebut terinfeksi Influenza A.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Riau, Heri Permana, mengatakan kepastian itu diperoleh setelah sampel dari korban dikirim dan diperiksa di laboratorium di Batam. “Dari lab di Batam yang kita peroleh, hasilnya menunjukkan Influenza A. Bukan wabah ISPA,” kata Heri, Senin (17/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan telah menurunkan tim dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) untuk melakukan penanganan lanjutan di lokasi. “Tim Dirjen P2P sudah ke sana dan laporan sudah disampaikan ke Menteri Kesehatan. Kita menunggu arahan selanjutnya,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Suku Talang Mamak digemparkan oleh kejadian luar biasa (KLB) setelah lima anak mereka meninggal dalam waktu berdekatan. Korban pertama, Ira, jatuh sakit pada 26 Oktober dan meninggal tiga hari kemudian. Menyusul Riki yang mulai sakit pada 8 Oktober dan meninggal beberapa hari setelahnya.

Korban berikutnya, Itar dan Andra, juga meninggal pada akhir Oktober. Sementara anak terakhir, Dinda, dilaporkan sakit sejak 16 Oktober dan meninggal pada 2 November 2025. Seluruh korban tinggal di kawasan pedalaman yang sulit dijangkau dan mengalami gejala serupa sebelum meninggal.

Dengan hasil pemeriksaan terbaru, pemerintah menegaskan bahwa penyebab kematian kelima anak tersebut adalah Influenza A, bukan ISPA seperti isu yang sebelumnya beredar. Pemerintah pusat dan daerah kini sedang menyiapkan langkah penanganan lanjutan untuk mencegah kasus serupa terulang.

Komentar