Pekanbaru (Riaunews.com) – Ratusan warga membakar sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba di Kilometer 30, Kelurahan Sungai Rangau, Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari siaran langsung akun TikTok Ridho.Satrya, aksi massa dipicu keresahan warga terhadap dugaan aktivitas peredaran narkoba yang disebut telah lama terjadi di kawasan tersebut.
Massa yang datang beramai-ramai langsung mendatangi lokasi dan membakar bangunan yang diduga milik terduga bandar narkoba. Api terlihat membesar dan melalap bangunan gudang, sementara suasana di lokasi sempat mencekam karena banyaknya warga yang berkumpul menyaksikan kejadian tersebut.
Dalam siaran langsung itu, terdengar keterangan bahwa terdapat tiga unit mobil dan beberapa sepeda motor di lokasi kejadian. Satu unit mobil dilaporkan terbakar, sedangkan dua mobil lainnya berhasil dikeluarkan keluarga terduga pemilik gudang sebelum api membesar.
“Mobil sudah dikeluarkan keluarga, ada dua mobil dan beberapa motor,” ujar suara dalam siaran langsung tersebut.
Polda Riau: Bukan Bentuk Penolakan terhadap Polisi
Polda Riau menegaskan peristiwa pembakaran lokasi penggerebekan narkoba tersebut bukan merupakan bentuk penolakan masyarakat terhadap aparat kepolisian.
Peristiwa itu terjadi usai Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Kecamatan Rantau Kopar pada Jumat (8/5/2026).
Hingga saat ini belum diketahui secara pasti identitas pemilik gudang maupun ada tidaknya korban dalam peristiwa tersebut. Aparat kepolisian juga masih melakukan pendalaman terkait insiden pembakaran itu.
Secara geografis, Kecamatan Rantau Kopar berbatasan langsung dengan Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.







Komentar