DPRD Riau: Kemitraan PTPN IV Regional III Lampaui Ketentuan 20 Persen

Pekanbaru (Riaunews.com) – DPRD Riau menegaskan bahwa PTPN IV Regional III telah memenuhi bahkan melampaui kewajiban pembangunan kebun masyarakat atau pola kemitraan sebesar 20 persen sebagaimana diatur pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama masyarakat adat Desa Kasikan dan Desa Talang Danto yang digelar di Gedung DPRD Riau, Pekanbaru, belum lama ini. Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, dan dihadiri jajaran manajemen PTPN IV Regional III serta perwakilan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Edi Basri menyatakan pola kemitraan yang dijalankan PTPN IV Regional III telah melebihi ketentuan minimal yang diwajibkan pemerintah.

“PTPN IV di Provinsi Riau itu pola kemitraannya sudah melebihi daripada 20 persen karena bentuk pembangunan kebun itu adalah pola perusahaan negara untuk membangun perkebunan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pola kemitraan tersebut telah berjalan sejak lama melalui berbagai skema, mulai dari kebun plasma, Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA), hingga kemitraan produktif bersama kelompok tani dan koperasi masyarakat. DPRD Riau menilai program tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong pemerataan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah perkebunan.

Luas Kemitraan Capai 78 Persen dari Kebun Inti

Sementara itu, Corporate Secretary and Legal PTPN IV Regional III, Hotmatua, menjelaskan perusahaan saat ini bermitra dengan ribuan petani di berbagai kabupaten dan kota di Riau.

Menurutnya, luas kebun kemitraan yang dikelola bersama masyarakat mencapai sekitar 56 ribu hektare, sedangkan luas kebun inti perusahaan sekitar 71 ribu hektare.

“Artinya, jika dibandingkan dengan luas kebun inti perusahaan, pola kemitraan yang dijalankan PTPN IV Regional III telah mencapai sekitar 78 persen, jauh di atas ketentuan minimal 20 persen sebagaimana diatur pemerintah,” katanya.

Khusus di Kabupaten Kampar, yang menjadi wilayah induk Desa Kasikan dan Talang Danto, luas kebun masyarakat mitra mencapai sekitar 21 ribu hektare dari total kebun inti seluas 36 ribu hektare atau setara sekitar 58 persen.

Hotmatua menegaskan data tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan bersama masyarakat sekitar wilayah operasional.

“Sebagai perusahaan negara, kami tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekonomi untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Salurkan Bantuan Ternak untuk Masyarakat

Selain menjalankan program kemitraan perkebunan, PTPN IV Regional III juga terus menggulirkan program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui penyaluran bantuan 20 ekor sapi ternak produktif kepada masyarakat Desa Kasikan dan Desa Talang Danto, Kabupaten Kampar.

Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, mengatakan bantuan tersebut dirancang sebagai investasi sosial yang berorientasi pada keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Sebanyak 20 ekor sapi produktif yang disalurkan terdiri dari 10 ekor untuk Desa Kasikan dan 10 ekor untuk Desa Talang Danto. Seluruh ternak merupakan bibit unggulan berusia di bawah dua tahun.

“Dengan komposisi sapi jantan dan betina, kami berharap masyarakat mampu mengembangkan populasi ternak secara mandiri sehingga manfaat ekonominya dapat terus tumbuh dari waktu ke waktu,” ujar Bambang.

Program tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Ninik Mamak Desa Talang Danto, Datuk Banda Garu, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan perusahaan kepada masyarakat adat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Ini sangat membantu dalam memperkuat ekonomi masyarakat kami dan kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Kasikan, Alhudri. Menurutnya, bantuan tersebut membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif berbasis peternakan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PTPN IV Regional III. Bantuan ini akan kami kelola dengan baik agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutupnya.

Komentar