Valencia (Riaunews.com) – Start Marco Bezzecchi di sprint MotoGP Valencia, Sabtu (15/11/2025), berubah kacau setelah motornya mengalami masalah pada perangkat ketinggian (holeshot device). Gangguan itu membuatnya langsung kehilangan banyak posisi sejak tikungan pertama, meski ia memulai balapan dari pole position.
Bezzecchi sebenarnya tampil kuat sepanjang akhir pekan, termasuk saat meraih pole dan menunjukkan kecepatan impresif di FP2. Namun, begitu lampu start padam, motornya gagal melepaskan holeshot device sebagaimana mestinya. Ia melihat Alex Marquez melakukan pengereman keras memasuki tikungan pertama dan mencoba mengikuti, tetapi perangkat tersebut tetap tidak aktif di waktu yang tepat.
Akibatnya, akselerasi motornya melambat dan Bezzecchi tersalip berturut-turut oleh Pedro Acosta, Raul Fernandez, hingga Fabio Quartararo. Masalah juga berlanjut di beberapa tikungan berikutnya, ketika respons gas kembali bermasalah sehingga membuat motornya sulit berakselerasi keluar tikungan.
Bezzecchi menegaskan bahwa kejadian di start menentukan seluruh hasil sprint. “Semuanya terjadi sejak awal. Ada yang tidak bekerja dengan baik pada gas, dan akselerasi tidak maksimal,” ujarnya. Tim Aprilia kini menganalisis data untuk memastikan penyebab gangguan perangkat tersebut.
Ia hanya mampu stabil di posisi keenam sebelum akhirnya menyalip Quartararo dan finis kelima. Pilihan ban depan soft yang ia gunakan tidak menjadi penyebab utama kemunduran posisi, meski tidak banyak membantunya untuk memulihkan keadaan.
Bezzecchi menyebut sprint kali ini sebagai pengalaman berharga. Ia berharap masalah teknis bisa teratasi agar mampu tampil maksimal pada balapan utama Minggu sekaligus menutup musim dengan hasil yang lebih baik.







Komentar