Menkeu Ungkap Harga Asli LPG 3 Kg Rp12 Ribu dari Pangkalan Resmi

Jakarta (Riaunews.com) – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa harga jual gas elpiji (LPG) 3 kilogram (kg) yang beredar di pasaran saat ini merupakan hasil subsidi besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia menyebut pemerintah selama ini menanggung selisih harga keekonomian sejumlah komoditas energi, termasuk LPG 3 kg. “Selama ini pemerintah menanggung selisih harga keekonomian dan harga yang dibayarkan masyarakat melalui pemberian subsidi energi,” ujar Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Purbaya mencontohkan, harga keekonomian LPG 3 kg sebenarnya mencapai Rp42.750 per tabung. Namun, melalui mekanisme subsidi, harga yang disalurkan Pertamina ke agen penyalur hanya Rp12.750 per tabung.

“Jadi selisih inilah yang ditanggung pemerintah melalui subsidi energi, agar masyarakat kecil tetap bisa mengakses LPG dengan harga terjangkau,” lanjutnya.

Menurut Purbaya, besarnya beban subsidi energi perlu menjadi perhatian serius karena terus menggerus ruang fiskal negara. Ia menegaskan perlunya langkah strategis untuk menekan ketergantungan impor energi dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Pernyataan Purbaya ini menambah sorotan terhadap lonjakan subsidi energi yang dari tahun ke tahun menjadi beban terbesar dalam APBN. Pemerintah kini tengah mencari solusi agar subsidi lebih tepat sasaran, tanpa mengurangi akses masyarakat terhadap energi murah.

Komentar