Rokan Hulu (Riaunews.com) – Anggota DPR RI Fraksi Demokrat asal Riau, Achmad, meminta PT Pertamina meningkatkan pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM subsidi, agar tidak disalahgunakan oleh pihak industri.
Permintaan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja sekaligus reses di Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Selasa (5/5/2026). Dalam agenda itu, Achmad juga menyerap berbagai aspirasi dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, mulai dari Bupati Anton, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga para camat.
“Kita harapkan hal-hal yang menjadi proporsi APBN bisa terakomodir. Aspirasi dari Pemkab Rokan Hulu akan kita perjuangkan dan programkan agar pembangunan tetap berjalan meski APBD terbatas,” ujarnya.
Antrean BBM Dipicu Panic Buying dan Distribusi
Selain membahas pembangunan daerah, Achmad menyoroti antrean panjang BBM di sejumlah SPBU yang dipicu kepanikan masyarakat. Ia menilai kondisi tersebut terjadi akibat isu kenaikan harga BBM yang memicu pembelian berlebihan.
“Pada prinsipnya stok BBM cukup. Masyarakat tidak perlu panik, namun karena adanya isu kenaikan harga, terjadi pembelian berlebihan,” jelasnya.
Ia juga meminta pemerintah daerah dan pihak terkait memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat guna mencegah keresahan.
Menurut Achmad, antrean BBM tidak sepenuhnya disebabkan kelangkaan, melainkan dipengaruhi faktor distribusi, seperti keterbatasan armada pengangkut.
“Ketika distribusi terlambat, muncul kesan kelangkaan. Padahal sebenarnya stok ada, hanya armada pengangkut yang perlu ditambah,” katanya.
Pengawasan Subsidi Harus Tepat Sasaran
Achmad menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
“Pertamina harus meningkatkan pengawasan. Jangan sampai BBM subsidi digunakan untuk kepentingan industri, apalagi di Riau yang banyak sektor perkebunan,” tegasnya.
Ia berharap dengan pengawasan yang lebih baik serta distribusi yang lancar, ketersediaan BBM di tengah masyarakat tetap terjaga dan tidak lagi memicu kepanikan.







Komentar