Pemkab Kuansing Ingin Pacu Jalur Jadi Warisan Budaya Dunia UNESCO

Budaya, Kuansing339 Dilihat

Kuantan Singingi (Riaunews.com) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersama Kementerian Kebudayaan RI tengah mengupayakan agar budaya Pacu Jalur dari Riau dapat tercatat sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Langkah ini dinilai strategis untuk melestarikan sekaligus memperkenalkan tradisi ikonik tersebut ke panggung global.

Kepala Dinas Pariwisata Kuantan Singingi, Drs Azhar Ali, mengatakan pengakuan UNESCO bukan sekadar formalitas, melainkan dukungan nyata terhadap pelestarian budaya. “Pengakuan ini memberikan dorongan moral dan dukungan finansial untuk memastikan Pacu Jalur tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).

Selain aspek pelestarian, status warisan budaya dunia juga diharapkan dapat membuka peluang peningkatan pariwisata budaya. Dampak positifnya, masyarakat lokal akan memperoleh manfaat ekonomi dan sosial dari semakin dikenalnya Pacu Jalur secara internasional.

Azhar menambahkan, pencatatan UNESCO juga mempertegas identitas Pacu Jalur sebagai budaya asli Indonesia dari Kabupaten Kuantan Singingi. Dengan demikian, warisan ini terlindungi dari potensi klaim negara lain di masa depan.

Untuk mempercepat pengajuan, Pemkab Kuansing memilih jalur ekstensi setelah berdiskusi dengan Staf Ahli Menteri Kebudayaan, Prof. Ismunandar. Jalur ini dinilai lebih efektif dibandingkan jalur mandiri atau multinasional yang bisa memakan waktu hingga lima tahun karena keterbatasan kuota UNESCO.

“Pilihan terbaik jatuh pada kerja sama dengan Cina karena adanya kesamaan beberapa elemen budaya. Prof. Ismunandar juga sudah berkomunikasi dengan Duta Besar Cina untuk mendapatkan dukungan,” kata Azhar dalam keterangannya.

Komentar