Dinkes Pamekasan: Makanan Program MBG Terbukti Terkontaminasi Mikroorganisme Berbahaya

Daerah, Kesehatan301 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, memastikan makanan yang dikonsumsi puluhan siswa hingga menyebabkan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah terkontaminasi mikroorganisme berbahaya.

Kepala Dinkes Pamekasan, Saifudin, mengatakan kepastian ini berdasarkan hasil uji laboratorium Dinkes Jawa Timur terhadap sampel makanan yang dikirimkan pihaknya. “Ini sesuai dengan hasil uji laboratorium dari Dinkes Jawa Timur yang kami terima,” ujarnya, Sabtu (27/9/2025).

Sampel yang diperiksa berupa nasi, ayam, dan telur. Dari hasil investigasi epidemiologi, tim Dinkes menemukan bahwa proses penyediaan makanan tidak dilakukan sesuai standar higienis, mulai dari penyiapan bahan, pengolahan, hingga pengemasan.

“Proses pengolahan oleh penyedia makanan belum sesuai standar, dan ini menjadi celah masuknya zat berbahaya ke makanan,” jelas Saifudin.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Pamekasan telah memberikan pelatihan penjamahan makanan kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berperan sebagai dapur umum dalam program MBG. “Kami langsung melakukan pembinaan supaya setiap makanan yang disalurkan sesuai standar higienis, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi,” tambahnya.

Sebelumnya, sebanyak 37 siswa dan santri di Kecamatan Tlanakan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG. Beberapa korban sempat dirawat di puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pamekasan.

Komentar