Teheran (Riaunews.com) – Foto satelit yang dianalisis The Associated Press mengindikasikan Iran diduga telah melakukan uji coba rudal rahasia di Pelabuhan Antariksa Imam Khomeini, Semnan, sekitar 230 kilometer tenggara Teheran. Dugaan uji coba ini disebut berlangsung pekan lalu, meski belum ada pengakuan resmi dari pemerintah Iran.
Seorang anggota parlemen Iran, Mohsen Zanganeh, mengklaim negara itu berhasil menguji salah satu rudal tercanggihnya. Ia bahkan menyebut uji coba tersebut melibatkan rudal balistik antarbenua (ICBM), meski klaim itu tidak disertai bukti dan dinilai berlebihan.
Foto satelit Planet Labs PBC menunjukkan adanya bekas hangus signifikan di landasan peluncuran Imam Khomeini. Pola tersebut menyerupai jejak peluncuran roket berbahan bakar padat yang sebelumnya digunakan Iran dalam program roket Zuljanah, yang berpotensi ganda sebagai pengangkut satelit dan rudal balistik.
Menurut analis pertahanan Behnam Ben Taleblu dari Foundation for Defense of Democracies, langkah ini mencerminkan urgensi Teheran untuk memperkuat persenjataannya pascaperang 12 hari dengan Israel. “Keberhasilan Israel dalam perang tersebut memperkuat urgensi Teheran untuk mengembangkan rudal balistik yang lebih kuat,” ujarnya.
Rudal balistik antarbenua umumnya memiliki jangkauan lebih dari 5.500 kilometer, cukup untuk menjangkau Eropa bahkan Amerika Serikat. Namun, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebelumnya membatasi jangkauan rudal Iran hingga 2.000 kilometer.
Meski demikian, hingga kini masih banyak pertanyaan yang belum terjawab, termasuk apakah peluncuran benar-benar terjadi dan apa yang diluncurkan ke orbit. Pemerintah Iran dan otoritas antariksa AS sama-sama belum mengonfirmasi keberhasilan peluncuran tersebut, sementara kekhawatiran Barat atas program nuklir Teheran kembali menguat menjelang pemberlakuan sanksi PBB.







Komentar