Antrean BBM di Pekanbaru Meningkat, DPRD Imbau Warga Tak Panic Buying

Pekanbaru (Riaunews.com) – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) menjelang libur panjang awal Mei 2026.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Ia memastikan ketersediaan BBM di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik. Stok BBM kita masih aman, hanya saja terjadi peningkatan konsumsi karena momen libur panjang,” ujarnya.

Lonjakan Mobilitas Jadi Pemicu

Menurut Azwendi, antrean di SPBU bukan disebabkan kelangkaan, melainkan lonjakan permintaan yang terjadi dalam waktu bersamaan akibat meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Ini lebih kepada peningkatan mobilitas masyarakat. Jadi jangan sampai terjadi panic buying, karena itu justru bisa memperparah kondisi di lapangan,” jelasnya.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) juga menegaskan tidak ada pengurangan kuota BBM untuk wilayah Riau.

Penyaluran BBM Ditambah 20 Persen

Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebut antrean dipicu tingginya aktivitas masyarakat menjelang libur panjang 1–3 Mei 2026.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah meningkatkan penyaluran BBM jenis Solar dan Pertalite hingga 20 persen dari rata-rata normal.

Azwendi kembali mengingatkan masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata.

“Kita harapkan masyarakat bijak dalam membeli BBM. Kalau semua tertib, distribusi akan tetap lancar dan kebutuhan bisa terpenuhi,” tutupnya.

Komentar