Sengketa Lahan Sawit di Siak Memanas, Warga Dilaporkan Curi Buah dari Kebun Sendiri

Siak (Riaunews.com) – Konflik lahan perkebunan kelapa sawit di Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, kian memanas. Seorang warga, Ahmad Badaruddin, justru dilaporkan ke polisi atas dugaan pencurian buah sawit, meski ia mengaku memanen dari kebun miliknya sendiri.

Laporan tersebut diajukan oleh Johannes Sitanggang dan telah terdaftar di Polsek Tualang pada 16 April 2026.

Klaim Kepemilikan Sah

Kuasa hukum Ahmad, Dian Pramana Putra, menegaskan bahwa tuduhan pencurian tidak berdasar. Ia menyebut kliennya merupakan pemilik sah lahan sawit seluas sekitar dua hektare.

“Klien kami memiliki Sertifikat Hak Milik yang sah, terdaftar di BPN, dan hingga saat ini belum pernah dibatalkan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mendampingi Ahmad memenuhi undangan klarifikasi dari penyidik Polsek Tualang pada Senin (20/4/2026).

Sengketa Lama Kembali Muncul

Menurut Dian, konflik ini berakar dari sengketa kepemilikan lahan antara kedua pihak. Ahmad disebut telah mengelola lahan tersebut sejak 2020 setelah membelinya seharga Rp190 juta, dan mengantongi SHM sejak 2021.

Namun pada awal 2026, pihak pelapor mengklaim lahan itu sebagai miliknya dengan merujuk pada putusan pengadilan lama tahun 2013. Bahkan sempat dilakukan upaya eksekusi sepihak di lokasi kebun.

Pada 2 Februari 2026, tim dari Pengadilan Negeri Siak juga turun ke lokasi untuk melakukan konstatering sebagai bagian dari proses permohonan eksekusi yang diajukan sejak Desember 2024.

Harap Mediasi, Aktivitas Panen Dihentikan

Terkait laporan dugaan pencurian, pihak kuasa hukum berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara bijak melalui mediasi.

“Kami berharap bisa difasilitasi oleh pihak desa agar tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan,” kata Dian.

Sebagai langkah meredam konflik, kedua belah pihak disebut telah sepakat untuk menghentikan sementara aktivitas panen di lahan yang disengketakan.

“Saat ini kami sepakat untuk sama-sama tidak melakukan panen terlebih dahulu,” pungkasnya.

Komentar