Dinkes Siak Selidiki Dugaan Keracunan MBG di SMKN 1 Kandis

Siak126 Dilihat

Siak (Riaunews.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Siak masih mendalami kasus dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa puluhan siswa SMKN 1 Kandis, Kecamatan Kandis. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan sumber gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dr Handry, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan epidemiologi setelah menerima laporan kejadian tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menelusuri penyebab awal dugaan keracunan pada penerima manfaat MBG di sekolah tersebut.

Selain penyelidikan epidemiologi, Dinkes Siak juga melakukan penilaian ulang kelayakan melalui Inspeksi Kesehatan Lingkungan terhadap dapur MBG. Dapur pengolahan makanan diketahui berada di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampung Telaga Sam-sam, Kecamatan Kandis, yang berada di bawah naungan Yayasan Tuah Karya.

Untuk memastikan penyebab pasti, petugas sanitarian dari Puskesmas Kandis mengambil sampel makanan yang disajikan kepada siswa. Sampel tersebut telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Riau untuk dilakukan uji laboratorium.

“Hasil uji laboratorium masih menunggu. Nantinya, hasil tersebut akan menjadi dasar penentuan penyebab kejadian dugaan keracunan ini,” ujar dr Handry.

Terkait operasional kembali dapur MBG, dr Handry menegaskan hal tersebut bukan kewenangan Dinas Kesehatan Kabupaten Siak. Ia menyebut izin pembukaan kembali dapur berada di bawah kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN) sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Komentar