Disnakertrans Riau Dalami Dugaan Kecelakaan Kerja Kapal Pompong Tenggelam di Siak

Siak15 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau masih mendalami dugaan kecelakaan kerja yang menyebabkan kapal pompong tenggelam di kawasan Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026).

Kepala Disnakertrans Riau, Roni Rakhmat, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait insiden tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim pengawas ketenagakerjaan langsung diterjunkan ke lapangan untuk mengumpulkan data dan keterangan sebagai bahan penyelidikan.

“Kita dari Disnakertrans telah menerima laporan terjadinya kecelakaan kerja dari masyarakat. Tim pengawas ketenagakerjaan langsung turun ke lapangan untuk mencari dan mengumpulkan bahan dan keterangan terkait kecelakaan kerja tersebut,” kata Roni, Sabtu (11/7/2026).

Ia menjelaskan, PT Sucofindo juga telah menyampaikan laporan awal dan kronologi kejadian kepada Disnakertrans. Saat ini, pengawas ketenagakerjaan masih melakukan pendalaman sebelum menggelar pembahasan kasus yang dijadwalkan pada Senin (13/7/2026).

“Sekarang pengawas ketenagakerjaan masih mendalami kasus tersebut dan akan dilakukan gelar kasus terkait kecelakaan kerja pada hari Senin lusa,” ujarnya.

Pastikan Hak Korban Terpenuhi

Selain melakukan pendalaman, Disnakertrans Riau memastikan seluruh hak ketenagakerjaan para korban, termasuk manfaat BPJS Ketenagakerjaan dan hak lainnya, dapat diterima oleh ahli waris korban yang meninggal dunia.

Roni juga berharap penyebab kecelakaan dapat diusut secara menyeluruh oleh pihak berwenang agar diketahui apakah terdapat unsur kelalaian dalam pelaksanaan pekerjaan.

Insiden tersebut terjadi saat sebuah kapal pompong yang membawa tujuh orang melakukan kegiatan draft survey terhadap kapal MV Himala yang mengangkut muatan cangkang untuk tujuan ekspor ke Jepang. Kapal kemudian tenggelam di tengah laut.

Dari tujuh orang yang berada di atas kapal, tiga orang selamat, tiga orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih dalam proses pencarian. Korban yang selamat masing-masing Hamdi, Gading, dan CO MV Himala. Sementara korban meninggal dunia adalah Ilham (Surveyor PT Carsurin), Aditia Waskita (Petugas Bea Cukai), dan Desmond Nataldo (Shipper PT KIMI). Satu korban yang masih dicari yakni Febri, Surveyor PT Sucofindo.

Komentar