Wali Kota Pekanbaru Minta Camat dan Lurah Edukasi Warga Soal Kebersihan Lingkungan

Pekanbaru (Riaunews.com) – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, kembali menekankan pentingnya peran camat dan lurah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada petugas pemerintah.

Menurut Agung, Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk melalui layanan pengaduan dan respons cepat terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan warga. Namun, ia menilai masih ada sebagian masyarakat yang terlalu bergantung kepada pemerintah untuk menyelesaikan pekerjaan yang sebenarnya dapat dilakukan sendiri.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, termasuk melalui layanan pengaduan dan respons cepat. Namun, sebagian warga masih bergantung pada Pemko untuk pekerjaan yang seharusnya bisa dilakukan sendiri,” ujar Agung, Senin (8/6/2026).

Ia mencontohkan adanya laporan masyarakat terkait kondisi kebersihan yang sebenarnya dapat ditangani secara mandiri, seperti membersihkan halaman rumah atau memangkas rumput yang sudah panjang.

Karena itu, Agung meminta camat dan lurah aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Camat dan lurah harus terus memberikan pemahaman kepada warga untuk merawat lingkungan di sekitar rumah masing-masing,” tegasnya.

Selain itu, Agung juga mendorong aparatur kecamatan dan kelurahan untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat. Warga diharapkan menyediakan tempat sampah yang layak, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga kebersihan area di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Ia menilai langkah sederhana seperti membersihkan halaman dan lingkungan depan rumah dapat memberikan dampak besar terhadap kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan kawasan permukiman.

Agung menambahkan, upaya membangun budaya bersih akan dimulai dari kalangan aparatur sipil negara (ASN). Ia berharap ASN dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengajak warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar