DPRD Riau Klarifikasi Insiden Baku Hantam Usai Rapat Banggar, Sebut Murni Salah Paham

Pekanbaru (Riaunews.com) – DPRD Provinsi Riau memberikan klarifikasi terkait insiden baku hantam yang terjadi usai Rapat Badan Anggaran (Banggar) beberapa waktu lalu. Ketua DPRD Riau Kaderismanto menegaskan peristiwa tersebut merupakan dinamika internal dalam pelaksanaan tugas dewan dan bukan dipicu persoalan pribadi.

Klarifikasi itu disampaikan Kaderismanto dalam konferensi pers di Ruang Rapat Medium DPRD Provinsi Riau, Jumat (17/7/2026). Menurutnya, penjelasan tersebut diperlukan untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait insiden yang melibatkan dua anggota DPRD Riau.

“Persoalan ini adalah dinamika yang muncul dalam pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD. Karena itu perlu kita sampaikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujar Kaderismanto.

DPRD Tempuh Mekanisme Internal

Kaderismanto mengimbau seluruh pihak tetap menjaga kondusivitas dan menghormati tata tertib yang berlaku di lingkungan DPRD Riau. Ia memastikan setiap persoalan yang muncul di internal lembaga akan diselesaikan melalui mekanisme organisasi dengan mengedepankan musyawarah, etika, dan semangat kebersamaan.

Ia juga membantah anggapan yang menyebut perselisihan antara Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet dipicu persoalan pribadi. Menurutnya, kedua anggota DPRD tersebut berasal dari partai yang sama dan memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Tak ada masalah di antara keduanya. Terlebih lagi, keduanya berasal dari partai yang sama, tentu memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.

Kaderismanto menjelaskan insiden tersebut terjadi akibat kesalahpahaman saat kedua anggota menyampaikan pandangan dalam rapat Banggar. Ia menegaskan DPRD Riau tetap berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara profesional serta berharap masyarakat dapat memahami peristiwa tersebut secara proporsional sehingga kepercayaan terhadap lembaga DPRD tetap terjaga.

Komentar