Yogyakarta (Riaunews.com) – Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi dan Rapat Kerja Tahun Anggaran 2026/2027 di Kaliurang, Sleman, pada 3–4 Juni 2026. Kegiatan bertema “Penguatan dan Sinergi Sumber Daya Manusia Menuju Universitas Widya Mataram Unggul” itu menjadi forum penyusunan arah kebijakan dan program strategis universitas dalam menghadapi tantangan pengembangan perguruan tinggi.
Rapat kerja diikuti pengurus Yayasan Mataram Yogyakarta, pimpinan universitas, fakultas, program studi, serta unit kerja di lingkungan UWM. Salah satu fokus utama pembahasan adalah persiapan menghadapi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) pada 2027 serta penguatan kualitas sumber daya manusia.
Sekretaris Umum Yayasan Mataram Yogyakarta, GKR Condrokirono, dan Bendahara Yayasan, GKR Bendara, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam arahannya, GKR Bendara mengapresiasi capaian sejumlah program studi yang telah meraih predikat Akreditasi Unggul.
“Capaian tersebut menunjukkan bahwa komitmen terhadap mutu mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh program studi untuk terus meningkatkan kualitasnya,” ujar GKR Bendara.
Fokus SDM dan Kerja Sama Internasional
GKR Bendara menegaskan penguatan sumber daya manusia, persiapan APT 2027, serta pengembangan kerja sama internasional harus menjadi prioritas dalam penyusunan program kerja tahun mendatang. Menurutnya, berbagai kerja sama yang telah dimiliki UWM perlu diwujudkan dalam program konkret yang berdampak terhadap peningkatan mutu dan reputasi universitas.
Sementara itu, Rektor UWM, Prof. Edy Suandi Hamid, menyatakan UWM memiliki modal kuat untuk terus berkembang menjadi perguruan tinggi unggul. Ia menyoroti tingginya jumlah dosen bergelar doktor di lingkungan kampus, ditambah banyaknya dosen yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral.
“Kita memiliki sumber daya manusia yang sangat potensial. Karena itu, saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk tetap optimistis dan terus bekerja bersama membangun kualitas universitas,” kata Prof. Edy.
Ia juga mengungkapkan bahwa aset UWM dalam sembilan tahun terakhir meningkat lebih dari Rp100 miliar. Ke depan, universitas menargetkan pembangunan Kampus Terpadu Tahap III melalui kolaborasi dengan mitra eksternal guna memperkuat kapasitas dan daya saing institusi menuju perguruan tinggi yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing global.







Komentar