Warga Minas Tutup Jalan Lintas Minas–Perawang, Tuntut Perbaikan Infrastruktur

Siak68 Dilihat

Siak (Riaunews.com) – Aksi penutupan Jalan Lintas Minas–Perawang oleh warga Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, berlangsung tertib dan kondusif di bawah pengamanan aparat gabungan, Senin (13/4/2026).

Aksi ini merupakan lanjutan dari protes sebelumnya terkait tuntutan perbaikan ruas jalan sepanjang sekitar 3,8 kilometer yang dinilai belum terealisasi secara optimal.

Sejak pagi, sekitar 150 warga yang dikoordinasikan Joy Tarigan memadati dua titik utama, yakni Simpang Perawang, Kelurahan Minas Jaya, dan Kilometer 3 Jalan Lintas Minas–Perawang, Kampung Minas Timur.

Dalam aksinya, massa sempat menutup akses jalan, mendirikan tenda di badan jalan, serta menanam pohon pisang sebagai simbol protes atas kondisi jalan yang rusak.

Aparat Kedepankan Pendekatan Humanis

Pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Minas bersama Koramil 03/Minas, serta diperkuat jajaran Polres Siak yang dipimpin Kabag Ops Kompol Ermanto dan Kasat Samapta AKP Yeri Efendi. Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimcam juga hadir memantau jalannya aksi.

Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, turun langsung ke tengah massa dan mengedepankan pendekatan persuasif. Ia bersama personel membagikan makanan ringan kepada peserta aksi untuk menjaga suasana tetap kondusif.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib. Pendekatan humanis kami kedepankan agar aspirasi dapat disampaikan tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Hingga siang hari, massa masih bertahan di lokasi sambil menunggu kejelasan dari pemerintah terkait realisasi perbaikan jalan yang telah dijanjikan.

Koordinasi Solusi Terus Dilakukan

Pihak kepolisian menyatakan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mencari solusi atas tuntutan masyarakat, khususnya terkait perbaikan infrastruktur jalan.

Secara keseluruhan, situasi di lapangan tetap aman dan terkendali. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kondusivitas selama aksi berlangsung.

Aksi ini juga mencerminkan pentingnya respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur, terutama pada jalur vital yang menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Komentar