Pria Bakar Ban di Depan MPP Pekanbaru, Protes Tak Terima Bansos

Pekanbaru, Sosial40 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Seorang pria bernama Amri (67) nekat membakar ban bekas di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (14/4/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes karena dirinya mengaku tidak pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Aksi bakar ban yang dilakukan di pedestrian jalan itu sempat menyita perhatian warga yang melintas. Petugas Damkar dan Satpol PP yang berjaga di sekitar lokasi langsung memadamkan api sehingga tidak meluas.

Amri mengklaim dirinya merupakan warga kurang mampu yang tidak pernah mendapatkan bantuan sosial sejak 2019. Ia juga menuding Dinas Sosial Kota Pekanbaru tebang pilih dalam menyalurkan bantuan.

“Sejak tahun 2019 saya tak pernah dapat bantuan,” ujarnya.

Ia mengaku telah berulang kali mendatangi kantor Dinas Sosial untuk mendaftar sebagai penerima bantuan. Namun hingga kini, ia belum juga mendapatkan bantuan, padahal dirinya sedang sakit dan rutin berobat ke rumah sakit.

Amri juga menyebut, saat masih dalam satu kartu keluarga (KK) dengan istrinya, ia sempat menerima bantuan. Namun setelah berpisah KK, bantuan tersebut tidak lagi diterimanya.

Dinsos Sebut Amri Pernah Terima Bantuan

Kepala Dinas Sosial Pekanbaru, Junaedy, membantah pernyataan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menangani Amri selama hampir lima tahun dan yang bersangkutan telah menerima sejumlah bantuan sosial.

“Bantuan seperti PKH, alat bantu dengar, PBI JK, BPNT sudah pernah diterima,” jelasnya.

Menurut Junaedy, bantuan sebelumnya tercatat atas nama istri Amri. Setelah keduanya berpisah KK, Amri tidak lagi terdaftar sebagai penerima.

Selain itu, sejak triwulan IV tahun 2025, status kesejahteraan Amri mengalami perubahan dari desil 4 menjadi desil 6–10. Perubahan ini membuatnya tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial sesuai ketentuan Kementerian Sosial.

Komentar