Idulfitri di Lapas Pekanbaru, 1.414 Warga Binaan Terima Remisi

Pekanbaru (Riaunews.com) – Suasana khidmat menyelimuti perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Sabtu (21/3/2026). Seluruh warga binaan bersama petugas mengikuti salat Idulfitri di Masjid At-Taubah yang berada di dalam lingkungan lapas dengan tertib dan penuh kekhusyukan.

Pelaksanaan salat Idulfitri menjadi momen penting bagi warga binaan untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan selama menjalani masa pembinaan. Dalam khutbah yang disampaikan, jamaah diajak menjadikan hari kemenangan sebagai titik awal untuk memperbaiki diri.

1.414 Warga Binaan Dapat Remisi

Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Remisi Khusus (RK) Idulfitri kepada warga binaan yang memenuhi syarat. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan kepada perwakilan penerima.

Ia menyebutkan, sebanyak 1.414 warga binaan menerima remisi tahun ini. Dari jumlah tersebut, 1.409 orang memperoleh Remisi Khusus I berupa pengurangan masa pidana, sementara 5 orang lainnya mendapatkan Remisi Khusus II dan langsung bebas pada hari raya.

“Remisi ini merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif,” ujarnya.

Jadi Motivasi untuk Berubah

Yuniarto berharap pemberian remisi dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik dan aktif mengikuti program pembinaan.

Ia juga berpesan kepada warga binaan yang langsung bebas agar menjadikan Idulfitri sebagai awal kehidupan baru setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Kami berharap mereka bisa membawa perubahan positif dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” katanya.

Pihak lapas menilai perayaan Idulfitri menjadi bagian penting dari pembinaan, tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan spiritual.

Melalui momentum ini, diharapkan warga binaan semakin siap untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Komentar