Pemprov Riau Sidak Sektor MBLB untuk Optimalkan PAD

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi Riau melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dilakukan untuk memastikan potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan dari berbagai sektor.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan pemerintah terus berupaya mengoptimalkan PAD. Salah satu sektor yang menjadi fokus awal adalah Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Temukan Pelanggaran di Lapangan

Menurut Syahrial, sidak tersebut dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta instansi terkait lainnya.

“Sidak tersebut menemukan sejumlah pelanggaran yang tidak sesuai ketentuan dan sudah ditindaklanjuti. Ini adalah bagian dari upaya kita mengoptimalkan pendapatan dari sektor MBLB,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan, tim optimalisasi pendapatan yang dipimpinnya juga telah mengumpulkan para sekretaris daerah kabupaten dan kota se-Riau untuk membahas potensi pendapatan dari sektor MBLB di 10 daerah yang diperkirakan mencapai 25 persen.

Selain itu, pemerintah juga menyoroti potensi pajak air permukaan. Syahrial mengapresiasi langkah Panitia Khusus DPRD Riau yang melakukan studi banding ke sejumlah daerah terkait penerapan pajak air permukaan berdasarkan luas perkebunan kelapa sawit, bahkan hingga per pohon.

Namun, menurutnya gagasan tersebut masih perlu dikaji lebih mendalam, mengingat Riau merupakan salah satu wilayah dengan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Pemerintah daerah ingin memastikan kebijakan peningkatan PAD tetap seimbang dengan upaya menjaga iklim investasi agar tetap kondusif.

Komentar