Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi kekeringan lahan akibat minimnya curah hujan yang terjadi pada Kamis (12/3/2026). Kondisi tersebut berpotensi membuat lahan menjadi kering dan rentan memicu kebakaran hutan dan lahan.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, mengatakan curah hujan yang relatif sedikit pada hari ini dapat menyebabkan kondisi lahan menjadi kering. Karena itu masyarakat diimbau menjaga kelembapan tanah di sekitar lingkungan tempat tinggal.
“Potensi hujan yang sedikit pada hari ini akan menyebabkan lahan menjadi kering. Oleh sebab itu kami menghimbau masyarakat untuk dapat membasahi lahan di pekarangan agar tidak berdebu, serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Cuaca Didominasi Cerah Berawan
Berdasarkan prakiraan BMKG, pada pagi hari kondisi cuaca di wilayah Riau diprediksi udara kabur hingga cerah berawan. Kekaburan udara lembap juga terpantau terjadi di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Sementara pada malam hari, cuaca juga diprakirakan cerah berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kampar.
Pada dini hari, kondisi udara diprediksi kembali kabur hingga cerah berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak, Kabupaten Kuantan Singingi, dan Kabupaten Pelalawan.
BMKG menyatakan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55 hingga 95 persen, sementara angin bertiup dari arah barat hingga timur laut dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam. Tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,0 meter atau berada pada kategori rendah.







Komentar