Pekanbaru (Riaunews.com) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun 2025 mencapai Rp9,60 triliun. Dana tersebut disalurkan kepada 113.077 debitur di seluruh wilayah Provinsi Riau.
Kepala Kanwil DJPb Riau, Heni Kartikawati, mengatakan capaian tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Pada tahun sebelumnya, penyaluran KUR tercatat sebesar Rp9,76 triliun dengan jumlah debitur mencapai 119.794 orang.
“Secara tahunan, penyaluran KUR tahun 2025 terkontraksi sebesar 1,63 persen dan jumlah debitur turun 5,61 persen,” ujar Heni, Jumat (23/1/2026).
Meski demikian, rata-rata penyaluran KUR hingga Desember 2025 tercatat sebesar Rp84,97 juta per debitur. Realisasi penyaluran juga telah mencapai 96,29 persen dari plafon KUR Provinsi Riau tahun 2025, dengan realisasi jumlah debitur sebesar 103,10 persen dari target.
Kabupaten Kampar menjadi daerah dengan penyaluran KUR terbesar di Riau, yakni Rp1,30 triliun kepada 15.327 debitur. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Rokan Hulu sebesar Rp1,22 triliun untuk 11.607 debitur, serta Kabupaten Rokan Hilir Rp1,16 triliun dengan 13.422 debitur.
Sementara itu, penyaluran KUR terendah terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan total Rp137,59 miliar yang disalurkan kepada 2.770 debitur.







Komentar