Evakuasi Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Dilanjutkan Hari Ini

Nasional134 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan operasi evakuasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 dilanjutkan pada Senin (19/1/2026). Fokus evakuasi berada di sekitar badan pesawat yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Evakuasi direncanakan menggunakan dua opsi sekaligus, yakni jalur udara dan jalur darat. Kedua opsi tersebut disiapkan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan medan di lokasi kejadian.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan, jalur udara menjadi opsi utama dalam operasi evakuasi hari ini. Helikopter Caracal disiapkan untuk mendarat di puncak Gunung Bulusaraung dan mengevakuasi korban menggunakan metode hoist atau penarikan dari udara.

“Opsi evakuasi besok adalah evakuasi dengan jalur udara. Helikopter Caracal akan mencoba mendarat di puncak untuk melakukan evakuasi menggunakan metode hoist,” kata Syafii di Kantor Basarnas Makassar, Minggu (18/1/2026).

Namun, jika kondisi cuaca maupun medan tidak memungkinkan evakuasi melalui udara, Basarnas akan beralih menggunakan jalur darat. Proses evakuasi tersebut akan dilakukan oleh tim SAR gabungan yang telah disiagakan di lokasi.

Selain mengevakuasi jenazah korban yang telah ditemukan, Basarnas juga berencana mengangkat sejumlah bagian pesawat. Langkah ini dilakukan untuk mendukung proses investigasi kecelakaan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Komentar