Pangkep (Riaunews.com) – Prajurit TNI yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan menemukan enam korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1).
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, penemuan tersebut merupakan hasil operasi pencarian hari keenam sejak dimulai pada Sabtu (17/1). Operasi SAR dilakukan di wilayah pegunungan dengan tingkat kesulitan tinggi.
Menurut Aulia, pencarian dilakukan melalui penyisiran lanjutan di sekitar titik-titik yang sebelumnya telah ditemukan oleh tim SAR gabungan. Personel menghadapi medan terjal, lereng curam, permukaan licin, serta cuaca yang tidak menentu sehingga membutuhkan koordinasi dan ketelitian tinggi.
Pada hari keenam operasi, enam jenazah korban berhasil ditemukan dengan posisi tersebar dalam radius sekitar 50 meter dari titik temuan awal. Lokasi penemuan berada di kedalaman sekitar 250 meter dari puncak gunung.
Seluruh jenazah yang ditemukan langsung diamankan untuk selanjutnya dievakuasi secara bertahap sesuai prosedur keselamatan. Proses evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca di lokasi kejadian.
Dengan penemuan tersebut, total korban yang berhasil ditemukan hingga saat ini berjumlah delapan orang. Dari jumlah tersebut, dua jenazah telah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi oleh tim berwenang.







Komentar