Indonesia Air Transport Pastikan Kru Pesawat ATR yang Hilang Kontak Berjumlah Tujuh Orang

Nasional186 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Perusahaan penerbangan Indonesia Air Transport (IAT) memastikan jumlah kru pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di Sulawesi Selatan berjumlah tujuh orang. Kepastian itu disampaikan Direktur Utama IAT, Adi Triwibowo, Sabtu (17/1/2026) malam di Jakarta.

“Sesuai manifes resmi, kami mengklarifikasi jumlah kru yang on-board ada tujuh orang,” ujar Adi. Ia menegaskan pernyataan ini sekaligus meluruskan informasi yang sebelumnya menyebut terdapat delapan kru di pesawat bernomor registrasi PK-THT tersebut.

Pesawat yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros itu dikemudikan oleh Kapten Andy Dahananto. Enam kru lainnya yakni Yudha Mahardika, Hariadi, Franky D. Tanamal, Junaidi, Florentia Lolita, dan Esther Aprilia.

Adi menekankan, klarifikasi jumlah kru penting untuk memastikan kesesuaian data antara operator penerbangan dan otoritas terkait. “Informasi jumlah kru menjadi bagian krusial dalam proses pencarian dan pendataan,” katanya.

IAT juga menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan menyatakan masih menunggu hasil pencarian serta investigasi dari instansi berwenang. Maskapai carter itu telah mengirimkan tim ke Makassar untuk mendukung operasi pencarian dan berkoordinasi dengan Basarnas, KNKT, serta Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono membenarkan tiga penumpang pesawat merupakan pegawai KKP, yakni Feri Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Naufal. Ketiganya merupakan anggota tim air surveillance Direktorat Jenderal PSDKP yang sedang menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara.

Komentar