KPK Geledah Rumah Abdul Wahid di Kompleks Mewah Jakarta Selatan

Korupsi, Spesial Riau293 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Suasana tenang di kompleks elit Harewood House, Cilandak, Jakarta Selatan, mendadak berubah pada Senin (3/11/2025) sore. Lima penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berseragam putih datang membawa surat tugas untuk menggeledah rumah milik Gubernur Riau Abdul Wahid, tersangka kasus dugaan pemerasan proyek di Dinas PUPR Riau.

Menurut kesaksian seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Irene (nama samaran), para penyidik datang dengan sopan sebelum memeriksa kamar pribadi Abdul Wahid di lantai tiga. “Begitu masuk, mereka langsung tanya di mana kamar Bapak. Saya yang bantu buka lemarinya, tapi enggak ada yang ditemukan,” ujar Irene, Kamis (6/11/2025).

Ketegangan meningkat ketika penyidik membuka brankas di kamar tersebut setelah berkoordinasi dengan Abdul Wahid melalui sambungan telepon. “Setelah dibuka, ada uang dan handphone di dalamnya. Semua langsung disita,” ungkap Irene. Setelah proses penyitaan, kamar pribadi itu disegel oleh tim KPK.

Tidak berhenti di situ, penyidik juga memeriksa empat mobil mewah di garasi rumah, yakni dua Toyota Alphard, satu Honda CR-V, dan satu mobil listrik. “Mereka foto-foto mobil, lalu pergi dengan tenang. Enggak ada yang kasar,” tambah Irene.

Sementara itu, petugas keamanan kompleks bernama Darma mengaku tidak mengetahui langsung proses penggeledahan tersebut. “Saya enggak jaga waktu itu, mungkin shift lain yang buka gerbang. Tapi memang sebelumnya sempat ada peringatan soal kemungkinan KPK datang,” ujarnya di pos keamanan.

Meski berjalan lancar, penggeledahan itu menjadi perbincangan hangat di lingkungan perumahan mewah tersebut. Hingga kini, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi terkait barang bukti yang disita dari rumah Abdul Wahid di Jakarta.

Komentar