Belanda Sepakati Pengembalian 30 Ribu Artefak Bersejarah Milik Indonesia

Nasional276 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Belanda menghasilkan capaian penting dalam hubungan bilateral kedua negara. Pemerintah Belanda resmi menyepakati pengembalian sekitar 30 ribu artefak, fosil, dan dokumen bersejarah milik Indonesia yang selama ini tersimpan di Negeri Kincir Angin.

Presiden Prabowo diterima secara langsung oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch, Belanda, pada Sabtu (27/9/2025). Pertemuan tersebut menandai langkah konkret penguatan kerja sama budaya antara Indonesia dan Belanda.

“Disepakati bahwa Pemerintah Belanda akan mengembalikan sebanyak 30 ribu fosil, artefak, dokumen-dokumen budaya milik Indonesia yang disimpan di sini. Prosesnya akan segera diselesaikan dan dikembalikan kepada Indonesia,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari proses panjang yang telah berlangsung bertahun-tahun. Namun, baru pada momentum kunjungan resmi Presiden Prabowo kesepakatan final dapat dicapai.

“Alhamdulillah berhasil disepakati tadi. Proses pengembalian sebenarnya sudah berjalan lama, tetapi dengan pertemuan ini dipastikan segera terealisasi,” tambah Teddy.

Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat diplomasi budaya serta menjadi tonggak penting bagi upaya Indonesia untuk merawat kembali jejak sejarah dan warisan bangsa.

Komentar