Bangkok (RiauNews) — Bentrokan bersenjata antara Thailand dan Kamboja terus berlanjut di sepanjang perbatasan meskipun telah ada seruan gencatan senjata dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden Trump sebelumnya menghubungi Perdana Menteri Kamboja Hun Manet dan Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai untuk mendorong penghentian tembak-menembak.
Dilansir The Nation, Juru bicara Angkatan Darat (AD) Kerajaan Thailand, Mayor Jenderal Winthai Suvaree, mengonfirmasi bahwa pasukan Kamboja masih melanjutkan serangan lintas batas. Ia menyebut bahwa penembakan terjadi sejak pagi hari, dengan sejumlah roket mendarat di luar zona operasi militer di Provinsi Surin.
Wakil juru bicara militer Thailand, Kolonel Richcha Suksuwanon, menjelaskan bahwa sekitar pukul 04.00 pagi, pasukan Kamboja menembakkan artileri ke kuil Ta Muen di Distrik Phanom Dong Rak, Surin, serta ke wilayah perbatasan Chong Arn Ma di Distrik Nam Yuen, Ubon Ratchathani. Serangan itu diduga sebagai upaya untuk merebut kembali wilayah strategis yang dikuasai militer Thailand.
Sebagai balasan, militer Thailand menembakkan artileri jarak jauh ke posisi peluncuran roket dan sistem artileri milik Kamboja.
Kolonel Richcha menambahkan bahwa operasi militer tetap berjalan sesuai perintah taktis dan bahwa kemungkinan gencatan senjata sepenuhnya bergantung pada inisiatif pemerintah Kamboja untuk mengajukan pembicaraan bilateral.
Sementara itu, laman Facebook militer “Army Trend Watch” menyatakan bahwa pasukan Kamboja telah menembakkan roket BM-21 ke kuil Ta Muen Thom, menyebabkan kerusakan pada situs warisan budaya.
Sumber militer melaporkan bahwa pada pukul 04.30 pagi, roket BM-21 Kamboja menghantam kawasan sipil, termasuk rumah warga, fasilitas kesehatan, dan pusat komunitas. Serangan lanjutan terjadi pukul 06.30 pagi, ketika proyektil mendarat di Desa Ban Ta Sor, Kecamatan Prasat, Provinsi Surin, menyebabkan kebakaran di beberapa rumah.
Sepuluh menit kemudian, rumah warga lainnya di Surin kembali dihantam artileri dan mengalami kerusakan total akibat kebakaran. Pada pukul 07.45, tiga proyektil mendarat di Ban Nong Joob, Kecamatan Ta Miang, namun tidak ada korban jiwa. Serangan terakhir tercatat pukul 07.50 pagi, ketika rentetan roket BM-21 menghantam wilayah Chong Chom, Surin. Sejumlah rumah rusak, namun warga telah dievakuasi sebelumnya ke zona aman.







Komentar