Karhutla Riau Kian Meluas, Cuaca Panas jadi Pemicu Utama

Lahan yang Terbakar Merupakan Milik Masyarakat

Dumai, Pelalawan374 Dilihat

Pelalawan (Riaunews.com) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di Provinsi Riau. Kali ini, titik api terpantau di wilayah Kota Dumai dan Kabupaten Pelalawan pada Jumat (18/7/2025), di tengah cuaca panas dan angin kencang yang memicu penyebaran api.

Koordinator Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Pekanbaru, Edwin Putra, mengungkapkan bahwa kebakaran terbaru terjadi di Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai. Lahan yang terbakar merupakan milik masyarakat dengan vegetasi semak belukar, alang-alang, dan pakis-pakisan.

“Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni Daops Dumai, BPBD Dumai, TNI/Polri, dan masyarakat sudah turun ke lokasi. Namun karena kondisi di lapangan cukup sulit dan luas area belum bisa dipastikan, pemadaman akan dilanjutkan besok,” kata Edwin, Jumat (18/7/2025).

Di waktu yang sama, titik api juga ditemukan di Desa Kesuma, Kabupaten Pelalawan, yang masuk dalam wilayah kerja Daops Rengat. Kebakaran melanda lahan seluas sekitar satu hektare dengan jenis tanah mineral dan vegetasi serupa.

“Pemadaman masih terus berlangsung di lokasi ini. Karena belum tuntas hari ini, maka akan kami lanjutkan besok,” ujarnya.

Edwin menambahkan, tim gabungan dari Manggala Agni, TNI/Polri, BPBD, dan masyarakat terus bersiaga untuk menangani karhutla. Patroli dan pengawasan akan diperkuat guna mencegah kebakaran meluas, mengingat kondisi cuaca yang rawan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena kondisi cuaca saat ini sangat rentan terhadap kebakaran,” tegasnya.

Manggala Agni juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan efektivitas upaya pemadaman, termasuk dengan menyiapkan alat pemadam tambahan dan personel cadangan.

Sebelumnya, kebakaran serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah lain di Riau seperti Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kampar. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau dan menanggulangi penyebaran karhutla yang semakin meluas.

Komentar