Pekanbaru (Riaunews.com) – Anggota DPRD Riau, Ginda Burnama, meminta Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Pekanbaru segera mengambil langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran penyakit campak. Hal ini menyusul laporan kasus positif di sejumlah daerah, termasuk Kalimantan Selatan.
Politisi Gerindra dari Dapil Pekanbaru itu menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Kesehatan provinsi maupun kabupaten/kota untuk mencegah penularan. “Langkah konkret yang dilakukan pemerintah adalah Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota harus berkoordinasi untuk antisipasi gejala-gejala hal tersebut di tingkat kelurahan ataupun desa,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).
Menurutnya, puskesmas di setiap kabupaten/kota harus segera turun ke lapangan bersama perangkat kelurahan, desa, maupun kecamatan. Dengan begitu, petugas kesehatan bisa langsung memonitor kondisi masyarakat dan melakukan tindakan cepat jika ditemukan gejala campak.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penyebaran kejadian luar biasa (KLB) campak di Indonesia terus meluas. Hingga pekan ke-33 tahun 2025, terdapat 46 KLB campak terkonfirmasi di 42 kabupaten/kota dari 14 provinsi.







Komentar