Jadi Target Utama, IDF Umumkan Tahap Awal Rebut Kota Gaza

Gaza (Riaunews.com) – Militer Israel mengumumkan dimulainya operasi pendahuluan untuk merebut Kota Gaza pada Rabu (20/8/2025). Puluhan ribu pasukan cadangan dikerahkan dalam invasi skala besar, dengan klaim bahwa pasukan Israel (IDF) telah menguasai pinggiran kota tersebut. “Kami telah memulai operasi tahap pertama serangan terhadap Kota Gaza,” ujar Juru Bicara Militer Israel Brigadir Jenderal Effie Defrin.

Dilansir dari Reuters, Defrin menegaskan Hamas kini menjadi pasukan gerilya yang “babak belur” dan Israel akan memperdalam serangan di pusat Kota Gaza, yang disebutnya sebagai benteng utama kelompok tersebut. Kabinet keamanan Israel di bawah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelumnya telah menyetujui rencana memperluas kampanye militer di Gaza, dengan target menguasai penuh kota yang menjadi pusat perang sejak awal konflik. Saat ini Israel mengklaim menguasai sekitar 75 persen Jalur Gaza.

Bentrokan sengit masih terjadi, termasuk di Khan Younis, selatan Gaza. Militer Israel melaporkan pertempuran dengan 15 pejuang Hamas yang menggunakan rudal anti-tank, menyebabkan satu tentara Israel luka parah dan dua lainnya luka ringan. Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengonfirmasi serangan tersebut dan menyebut salah satu pejuangnya melakukan bom bunuh diri di tengah pasukan Israel.

Perang Gaza telah menimbulkan kehancuran luas dan korban sipil besar. Data otoritas kesehatan Gaza menyebut lebih dari 62.000 warga Palestina tewas sejak Israel melancarkan perang udara dan darat, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Konflik ini bermula pada 7 Oktober 2023 ketika Hamas menyerang komunitas Israel selatan, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang.

Komentar