Australia Resmi Akui Kedaulatan Palestina, Netanyahu Murka

Internasional331 Dilihat

Canberra (Riaunews.com) – Perdana Menteri Australia Anthony Albanese merespons pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menudingnya berkhianat karena mengakui kedaulatan Palestina.

Dilansir dari BeritaSatu, Albanese menegaskan bahwa dirinya selalu menghormati pemimpin negara lain dan berinteraksi secara diplomatis. “Saya memperlakukan para pemimpin negara lain dengan hormat. Saya berinteraksi dengan mereka secara diplomatis,” ujarnya, Rabu (20/8).

Sebelumnya, Netanyahu melontarkan kritik keras dengan menyebut Albanese sebagai politisi lemah. Ia menuding Australia berkhianat terhadap Israel setelah mengumumkan akan mendukung pengakuan negara Palestina dalam sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September 2025.

Langkah Australia ini menjadi sorotan internasional karena dinilai dapat memengaruhi dinamika geopolitik global, khususnya di tengah memanasnya konflik Israel-Palestina.

Komentar