Dua hektar lahan karhutla di Kampar padam

Kapolres Kampar tanggap cepat Karhutla di Perbatasan Riau-Sumbar

Kampar, Lingkungan673 Dilihat

Kampar (RiauNews.com) — Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menunjukkan langkah cepat dalam merespons kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan perbatasan Riau-Sumatera Barat, Sabtu (19/7/2025).

Kebakaran terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Lintas Sumbar-Riau Km 110–111, Nagari Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota. Meskipun lokasi masuk wilayah hukum Polda Sumbar, kedekatannya dengan wilayah hukum Polsek XIII Koto Kampar membuat Polres Kampar langsung bergerak.

“Titik api ini berada di perbatasan, tapi sangat dekat dengan wilayah kita. Kami turun karena dampaknya bisa meluas jika tidak segera ditangani,” ujar AKBP Boby di lokasi.

Kebakaran terjadi pada lahan seluas dua hektare yang terdiri dari semak belukar dan kebun kelapa sawit, dengan koordinat 0.2502923,100.7876596. Dalam peninjauan tersebut, Kapolres didampingi Wadir Krimsus Polda Riau AKBP Basa Emben Banjarnahor, Wakapolres Kompol Andi Cakra Putra, Kabag Ops Kompol Romi Irwansyah, serta Kapolsek XIII Koto Kampar Iptu Edi Candra. Tim juga diperkuat oleh BPBD dan tiga personel Masyarakat Peduli Api (MPA).

Api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kecamatan XIII Koto Kampar bersama personel Polres Kampar dan instansi terkait. Meski padam, tim tetap melakukan penyisiran dan pendinginan untuk mencegah kebakaran kembali muncul.

“Pendinginan penting agar tidak terjadi penyalaan ulang. Kami juga sedang menyelidiki pemilik lahan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan,” kata Kapolres.

Tindakan cepat lintas wilayah ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan kepedulian antarinstansi dalam menanggulangi Karhutla dan mencegah dampak yang lebih luas.

Komentar