Riau Usulkan 900 Sekolah Masuk Program Revitalisasi Kemendikdasmen

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi Riau mengusulkan sekitar 900 sekolah masuk program revitalisasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada tahun 2026.

Usulan tersebut disampaikan dalam pertemuan delegasi Pemprov Riau yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, bersama jajaran Kemendikdasmen RI di Gedung E Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Pertemuan itu dipimpin langsung Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen RI, Gogot Suharwoto.

Syahrial mengatakan usulan peningkatan jumlah sekolah yang direvitalisasi tersebut sejalan dengan target nasional pemerintah pusat yang akan merevitalisasi sekitar 71 ribu sekolah di seluruh Indonesia pada 2026.

“Jika tahun lalu 439 sekolah, maka tahun 2026 diharapkan bisa mencapai sekitar 900 sekolah yang direvitalisasi di Riau,” ujar Syahrial.

Tahun Lalu 439 Sekolah Direvitalisasi

Menurut Syahrial, pada tahun 2025 terdapat 439 sekolah di Riau yang telah direvitalisasi melalui program Kemendikdasmen.

Sekolah yang direvitalisasi mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK hingga SLB.

“Khusus SMA ada 45 sekolah yang direvitalisasi dan 45 SMK, termasuk pembangunan satu Unit Sekolah Baru SMA di Kemuning, Indragiri Hilir dan satu USB SLB di Pagaran Tapah Darussalam, Rokan Hulu,” jelasnya.

Selain mengusulkan revitalisasi sekolah, Pemprov Riau juga mengajukan pembangunan enam Unit Sekolah Baru (USB) SMA.

Saat ini, terdapat 76 SMA dan 33 SMK di Riau yang telah masuk dalam sistem usulan revitalisasi tahun 2026.

Syahrial berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan di Riau terus meningkat guna mempercepat pemerataan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di seluruh daerah.

Komentar