Pekanbaru (Riaunews.com) – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memerintahkan percepatan penyelesaian revitalisasi Pasar Bawah dan meminta pihak ketiga segera merampungkan pekerjaan yang telah lama tertunda.
Langkah ini diambil setelah Agung menerima keluhan dari para pedagang yang berharap pasar tersebut segera difungsikan kembali setelah bertahun-tahun dalam proses pengerjaan.
Minta Data Dibuka Transparan
Agung menegaskan akan memanggil pengelola proyek untuk mengevaluasi progres secara terbuka. Ia meminta seluruh data disampaikan secara transparan, mulai dari jumlah kios hingga tingkat keterisian.
“Kumpulkan semua. Kita ingin fair, buka semua datanya. Berapa total kios, berapa yang sudah terisi, dan bagaimana komitmennya,” tegasnya, Selasa (7/4/2026).
Ia juga tidak menutup kemungkinan mengambil langkah tegas jika pihak ketiga tidak mampu menyelesaikan proyek sesuai kesepakatan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pemutusan kontrak kerja sama dengan pengelola, yakni PT Ali Akbar Sejahtera.
Pemko Minta Pengerjaan Dipercepat
Sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menegaskan bahwa keterlambatan proyek memiliki konsekuensi sesuai perjanjian kerja sama.
Menurutnya, kendala teknis memang menjadi alasan keterlambatan, namun pihak ketiga tetap diminta mempercepat pengerjaan agar pasar bisa segera difungsikan.
“Kita minta pihak ketiga secepatnya menyelesaikan. Target kita setelah Lebaran sudah bisa dibuka,” ujarnya.
Diketahui, revitalisasi Pasar Bawah sebelumnya ditargetkan rampung pada November 2025. Namun hingga kini, progres pekerjaan belum sesuai dengan jadwal yang direncanakan, sehingga menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Pekanbaru.







Komentar