Bengkalis (Riaunews.com) – Sebuah video yang memperlihatkan adu mulut antara sejumlah pemuda dengan petugas kepolisian di Pantai Lapin, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, viral di media sosial.
Peristiwa tersebut diduga terjadi saat petugas melarang sekelompok pemuda melakukan aksi balap liar di kawasan pantai, pada Rabu (25/3/2026) petang. Imbauan petugas tidak langsung diindahkan, bahkan situasi sempat memanas.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pemuda tidak terima dengan pembubaran tersebut. Adu argumen pun terjadi, hingga sempat diwarnai aksi dorong-dorongan terhadap petugas berseragam biru yang diketahui merupakan personel Satpolair Polres Bengkalis.
Kapolsek Rupat Utara, Toni Armando, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, pihaknya bersama Satpolair turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas balap liar di kawasan wisata tersebut.
“Namun, beberapa pemuda tidak terima dibubarkan. Memang tidak terjadi pemukulan, hanya situasi yang sempat kurang baik,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Meski sempat memanas, situasi berhasil dikendalikan oleh petugas. Para pemuda akhirnya membubarkan diri dan tidak lagi melakukan aksi balap liar di lokasi tersebut.
“Alhamdulillah situasi dapat dikendalikan. Mereka membubarkan diri dan tidak melakukan balapan liar lagi di pantai,” pungkasnya.







Komentar