Teheran (Riaunews.com) – Media pemerintah Iran membantah keras kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang sebelumnya diklaim oleh pihak Israel dan Amerika Serikat. Mengutip laporan Reuters, kantor berita Tasnim dan Mehr menegaskan bahwa Khamenei masih dalam kondisi baik dan tetap memimpin di tengah situasi konflik yang memanas.
Dalam pernyataan resmi mereka, media Iran menyebut Khamenei tetap “teguh dan tegar dalam memimpin medan perang.” Bantahan ini muncul setelah seorang pejabat Israel mengklaim kepada Reuters bahwa Khamenei telah terbunuh dan jenazahnya ditemukan pasca serangan gabungan AS-Israel.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan terdapat indikasi kuat bahwa Khamenei tewas dalam serangan udara yang dilancarkan pada Sabtu, 28 Februari 2026. Operasi militer tersebut dilaporkan menyasar sejumlah wilayah strategis di Iran, termasuk lebih dari 20 dari 31 provinsi di negara tersebut.
Selain Khamenei, Presiden Iran Masoud Pezeshkian disebut menjadi target utama dalam serangan tersebut. Dampak serangan dilaporkan menimbulkan kerusakan luas, termasuk di sektor sipil. Salah satu insiden paling tragis terjadi di Sekolah Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, yang dilaporkan menewaskan lebih dari 50 siswa sekolah dasar akibat serangan udara.
Serangan itu memicu respons balasan dari Iran yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Eskalasi konflik ini semakin meningkatkan ketegangan regional dan memicu kekhawatiran internasional atas potensi meluasnya konflik di kawasan tersebut.







Komentar