Aspal Lama Sirkuit Suzuka Dijual ke Penggemar F1

Motorsport344 Dilihat

Suzuka (Riaunews.com) – Sirkuit Suzuka, Jepang, tengah menjalani proses pelapisan ulang lintasan di sejumlah bagian menjelang musim balap mendatang. Menariknya, aspal lama yang dikelupas dari lintasan legendaris tersebut tidak dibuang, melainkan dijual kepada para penggemar Formula 1 dan balap motor.

Melalui unggahan di platform X, pihak Sirkuit Suzuka mengumumkan rencana penjualan aspal lintasan yang telah menjadi saksi berbagai ajang balap bergengsi, termasuk Formula 1 dan Suzuka 8 Hours. Namun demikian, hingga kini harga maupun mekanisme penjualannya belum diumumkan secara resmi.

Unggahan tersebut langsung memicu beragam reaksi dari penggemar. Sejumlah warganet mengomentari ukuran potongan aspal yang terlihat cukup besar, sementara lainnya menilai langkah ini sebagai bentuk komersialisasi unik dari sejarah balap Suzuka. Ada pula penggemar yang berharap harga aspal tersebut dibuat terjangkau dan diproduksi dalam jumlah banyak.

Pelapisan ulang lintasan dilakukan di West Course Suzuka sebagai bagian dari perawatan sirkuit. Meski kondisi lintasan sebelumnya tidak dianggap bermasalah, peremajaan dilakukan untuk menjaga standar keselamatan dan kualitas balapan kelas dunia.

Grand Prix Jepang 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Maret. Pada edisi sebelumnya, Max Verstappen tampil dominan dengan meraih kemenangan, diikuti Lando Norris dan Oscar Piastri di posisi kedua dan ketiga. Balapan tersebut juga menjadi debut Yuki Tsunoda sebagai rekan setim Verstappen di Red Bull, meski ia hanya finis di posisi ke-12.

Selain Formula 1, Sirkuit Suzuka secara rutin menjadi tuan rumah berbagai ajang balap internasional lainnya, seperti Japanese Super Formula, Suzuka 8 Hours, Super GT, Intercontinental GT Challenge, serta kejuaraan balap motor. Reputasi historis inilah yang membuat potongan aspal Suzuka memiliki nilai sentimental tinggi bagi para penggemar.

Komentar